<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2285">
<titleInfo>
<title>perencanaan sistem propulsi pada kapal ikan KM. Karunia Baru di paciran lamongan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arif Winarno, S.T., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Contributor</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eko Bayu Suryadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii, 69 p. : ill. ; 29 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam operasinya di laut, suatu kapal harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan kecepatan dinas (Vs) seperti yang direncanakan. Hal ini mempunyai arti bahwa, kapal haruslah mempunyai rancangan sistem propulsi (penggerak) yang dapat mengatasi keseluruhan gaya-gaya hambat (total resistance) yang terjadi agar memenuhi standar kecepatan dinasnya. Disalah satu tempat penangkapan ikan di Lamongan yaitu desa Kranji, para pembuat kapal dalam membuat kapal bangunan baru didasarkan pada ilmu turun temurun yang hanya berpatokan pada ukuran kapal sebelumnya tanpa memperhitungkan perencanaan sistem propulsi dengan baik. Sehingga hal ini dapat menyebabkan kecepatan dinas kapal tidak tercapai. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan kajian tentang penentuan sistem propulsi dengan menghitung tahanan kapal, merencanakan propeller, merencanakan stern tube dan analisa dengan bantuan software Maxsurf. Dari penelitian ini didapatkan hasil sistem propulsi tipe propeller B-4.40, dengan putaran propeller 400 rpm, diameter 0,9525 m, dan pitch 0,59. Stern tube dengan panjang poros 3,418 m, diameter 0,17144 m, tebal bantalan 0,007505 m, menggunakan sistem pelumasan air. Kebutuhan daya motor induk sebesar 137,986 HP.</note>
<subject authority=""><topic>Propeller</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Nelayan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sistem propulsi</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan Lantai 2 - Gedung Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Jalan Arief Rachman Hakim No. 150, Sukolilo, Surabaya</physicalLocation>
<shelfLocator>622.18.13 Eko p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">S0200312018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpustakaan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan-UHT</sublocation>
<shelfLocator>622.18.13 Eko p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2285</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-12 11:23:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-12 11:24:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>